Kamis, 21 Agustus 2014

Pagi

Pagi..
Saat aku terbangun dari tidurku aku masih terhanyut dalam kesedihaku. Sedih.. entah mengapa itu yang aku rasakan.
"Mengapa kamu bersedih?", tanya ibu. Lihatlah awan dan matahari disana yang ceria menyambut datangnya pagi ini. Harusnya kamu sama seperti matahari itu yang ceria dan selalu menyinari bumi. Ayo senyum.. ayo senyum. Seketika itu juga aku langsung tersenyum mendengar perkataan ibu. Terima kasih ibu yang selalu bisa membuat aku tersenyum dan melupakan kesedihanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar