Biasanya saat pertama kali orang mendengar kata geodesi maka banyak sekali pertanyaan yang muncul dibenak mereka. beberapa contoh pertanyaan tersebut misalnya:
1. Geodesi itu apa?
1. Geodesi itu apa?
--> Geodesi adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang pengukuran dan
perepresentasian dari bumi dan benda-benda langit lainnya, termasuk medan gaya
beratnya masing-masing, dalam ruang tiga dimensi yang berubah dengan waktu.(Menurut
IAG [Rinner, 1979]).Representasi dari bumi berupa peta analog atau peta digital.
2. Siapakah yang membutuhkan lulusan teknik geodesi?
--> Lulusan teknik geodesi dibutuhkan diberbagai bidang yang membutuhkan data tentang posisi baik posisi spasial maupun non spasial. Lulusan geodesi banyak yang telah bekerja pada bidang pertambangan dan perminyakan, BPN, LAPAN, dll.
3. Kapan geodesi itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
--> Hampir setiap orang yang ditanyakan kepada orang lain adalah mengenai posisi, misalnya sekarang posisi kamu dimana? sedang ada dimana? Dimana lokasi rumah si A? dll. Masih banyak pertanyaan mengenai posisi. Sehingga informasi mengenai posisi sangatlah penting. Teknik geodesi mengukur posisi suatu benda diatas permukaan bumi dan menghitung berapa koordinat posisi benda tersebut seperti x, y, dan z. Di google map dan GPS pun kita memerlukan koordinat untuk menentukan suatu posisi benda maupun daerah.
4. Jurusan teknik geodesi terdapat di Universitas mana saja?
--> Jurusan teknik geodesi di Indonesia hanya terdapat beberapa di Universitas yaitu
a. UGM
b. ITB
c. ITS
d. Undip
e. ITERA
f. Itenas
g. Poliban
3. Kapan geodesi itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
--> Hampir setiap orang yang ditanyakan kepada orang lain adalah mengenai posisi, misalnya sekarang posisi kamu dimana? sedang ada dimana? Dimana lokasi rumah si A? dll. Masih banyak pertanyaan mengenai posisi. Sehingga informasi mengenai posisi sangatlah penting. Teknik geodesi mengukur posisi suatu benda diatas permukaan bumi dan menghitung berapa koordinat posisi benda tersebut seperti x, y, dan z. Di google map dan GPS pun kita memerlukan koordinat untuk menentukan suatu posisi benda maupun daerah.
4. Jurusan teknik geodesi terdapat di Universitas mana saja?
--> Jurusan teknik geodesi di Indonesia hanya terdapat beberapa di Universitas yaitu
a. UGM
b. ITB
c. ITS
d. Undip
e. ITERA
f. Itenas
g. Poliban
h. UPB
i. ITN Malang
i. ITN Malang
5. Mengapa geodesi jarang dikenal orang padahal memiliki potensi yang besar?
--> Orang geodesi bekerja dibalik layar, itulah mengapa geodesi jarang dikenal oleh orang-orang. Sebelum kita membuat sebuah jalan, jembatan, membangun gedung, serta membuat bendungan orang geodesi melakukan survei untuk tempat-tempat tersebut. Orang geodesi membuat peta situasi yang mewakili situasi daerah atau tempat tersebut. Barulah kemudian orang sipil yang merancang bangunan yang akan dibuat. Dan perlu kita ketahui saat orang melihat sebuah bangunan pertanyaan yang sering dilontarkan pasti "Siapa arsiteknya?" jarang kita mendengar "Siapa surveyornya?".
6. Bagaimana prospek kerja Jurusan teknik geodesi?
--> Lulusan Teknik Geodesi mampu menerapkan dan mengembangkan iptek yang berbasis pada peralatan modern geodesi dan geomatika, seperti melakukan survey, remote sensing, pengukuran variabel geodesi dan geomatika dan mengolah data informasi kebumian untuk kepentingan pemetaan dan penyusunan sistem informasi.
--> Orang geodesi bekerja dibalik layar, itulah mengapa geodesi jarang dikenal oleh orang-orang. Sebelum kita membuat sebuah jalan, jembatan, membangun gedung, serta membuat bendungan orang geodesi melakukan survei untuk tempat-tempat tersebut. Orang geodesi membuat peta situasi yang mewakili situasi daerah atau tempat tersebut. Barulah kemudian orang sipil yang merancang bangunan yang akan dibuat. Dan perlu kita ketahui saat orang melihat sebuah bangunan pertanyaan yang sering dilontarkan pasti "Siapa arsiteknya?" jarang kita mendengar "Siapa surveyornya?".
6. Bagaimana prospek kerja Jurusan teknik geodesi?
--> Lulusan Teknik Geodesi mampu menerapkan dan mengembangkan iptek yang berbasis pada peralatan modern geodesi dan geomatika, seperti melakukan survey, remote sensing, pengukuran variabel geodesi dan geomatika dan mengolah data informasi kebumian untuk kepentingan pemetaan dan penyusunan sistem informasi.
Lulusan
Teknik Geodesi menjadi pionir dalam survey investigasi suatu
proyek/pekerjaan sipil skala besar maupun kecil, misalnya pembukaan
penambangan migas di darat/hutan atau di lautan samudera, infrastruktur
jalan, irigasi, gedung-gedung, jaringan rel KA, bandara dan lain-lain.
Umumnya setiap pekerjaan sipil sederhana (skala besar/kecil) menyangkut
dengan permukaan bumi baik kedalamannya (galian) maupun ketinggiannya
(timbunan) melibatkan bidang ini atau tim surveyor geodesi. Secara garis besar, lulusan Teknik Geodesi dapat bekerja di berbagai bidang yaitu :
a. Lembaga
Pemerintahan (Badan Pertanahan Nasional, Badan Koordinasi Survey dan
Pemetaan Nasional, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Bappeda,
Departemen Pertambangan dan Energi,
Departemen Kehutanan, Departemen Perhubungan, Kimpraswil, Departemen
PU, Bappeda, Bappenas, Pertambangan, BPN, Bakosurtanal, Lembaga Riset
(BPPT, LIPI), dan lain-lain).
b. Industri Swasta (Surveyor Indonesia, PT Aneka Tambang, PT Timah, Freeport, Pertamina, Caltex, Total Indonesia, Slhumberger, Kontraktor Bangunan (WiKa, Konsultan Teknik, dan lain-lain).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar